Jumat, 31 Mei 2013

stereotipe, sukuisme dan etnosentrisme

Stereotipe adalah penilaian terhadap seseorang hanya berdasarkan persepsi terhadap kelompok di mana orang tersebut dapat dikategorikan.

Stereotipe merupakan jalan pintas pemikiran yang dilakukan secara intuitif oleh manusia untuk menyederhanakan hal-hal yang kompleks dan membantu dalam pengambilan keputusan secara cepat.(sumber wikipedia)

Sukuisme adalah suatu paham yang memandang bahwa suku bangsanya lebih baik dibandingkan dengan suku bangsa yang lain, atau rasa cinta yang berlebihan terhadap suku bangsa sendiri

Dan yg terakhir adalah Etnosentrisme adalah sikap yang menggunakan pandangan dan cara hidup dari sudut pandangnya sebagai tolok ukur untuk menilai kelompok lain.

tiga kata ini sekarang sedang mengisi otakku. ak seorang mahasiswi yang bahkan belum menyandang predikat s1 selalu berpikir keras kenapa manusia mampu menilai manusia lain. kemudian hal ini tumbuh dalam sebuah kelompok dan mempengaruhi pemikiran kelompok tersebut terhadap kelompok lain.

pada tingkat yang yg lebih parah menurut observasiku, seseorang mampu untuk tidak berhubungan baik dengan seseorang dari suku yg tidak disukai sukunya. banyak sekali kesimpulan orang orang tentang sebuah suku.

kemudian anaknya dilarang untuk menikah dengan suku yg tidak disukainya. dengan alasan yg sangat konyol menurut ku. hanya karena ia terlahir dari suku tertentu.

indonesia dikenal dengan ragam suku, bhineka tunggal ika katanya. namun anehnya, ada perang dingin antara suku ini. walaupun tidak terlihat dengan jelas. tetapi sejujurnya sangat mengganggu otakku.

kita manusia ciptaan Allah SWT tidak pernah tau dan tidak mampu untu memilih di suku apa kita terlahir. namun kita semua punya kemampuan untuk menerima dan lebih mengerti akan suku lain diluar suku kita. lakukan hal yang tidak memunculkan rasa kesal terhadap suku lain. pahami bagaimana harusnya kita menghadai orang tersebut. buka pikiran kita. jangan persempit dengan pikiran sinis tentang suku orang itu.

aku sendiri tidak pernah membenci orang karena sukunya. karena, rasanya terlalu picik aku untuk berpikir sesempit itu.
aku memang tidak sempurna dan kemudian mampu untuk menulis semua ini dblogku. namun aku ingin mengetahui apa pendapat orang lain tentang masalah ini.

karena menurut observasiku, orang modern yang tinggal di kota besar tidak seperti ini. kemana rasa saling mwnghormati dan pengertian antar suku kita? apakah harus ketika kita kesal terhadap seseorang lalu kita membenci sukunya dan kemudian menjauhi suku tersebut.
bahkan yang lebih parah lagi, kita menyebut orang itu dengan sebutan dasar orang "sukutertentu".

pertanyaanya, apakah kita tidak pernah berbohong pada orang lain untuk menpertahankan martabat kita?

apakah tidak pernah kita menyelamatkan diri sendiri ketika kita terjepit?

apakah tidak pernah kita membicarakan orang yg kita tidak suka dibelakangnya?

apakah tidak pernah kita pelit kepada orang lain karena alasan tertentu?

dan yg terakhir, BAGAIMANA JIKA KITA TERLAHIR JUSTRU DI DALAM SUKU YG KITA BENCI?!

mohon diberi komentar dan koreksinya. maaf bila ada kesalahan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar